San Peter. Nama yang sangat indah untuk sebuah klub yang bermain untuk level tarkam. San Peter adalah sebuah klub kecil yang bermarkas di kampung Tenda Gereng, desa Mbengan, Manggarai Timur. Klub ini berdiri sejak 1 April 2021. Klub berjersey kandang Orange hitam dan Jersey tandang biru ini merupakan tim yang sangat diperhitungkan. Klub ini memiliki sejarah yang sangat panjang. Tenda Gereng (Teger) yang notabene penduduknya menyukai olahraga sejak dahulu memiliki tim sepak bola dan volly. Tetapi tim-tim ini tidak teroganisasi dengan baik. Sampai pada akhirnya San Peter terbentuk.
Medio Desember 2020 sampai Mey 2021 Mok, Tenda Gereng diguyur hujan deras. Hampir setiap hari langit mengirimkan berliter-liter air ke kampung-kampung. Ditengah badai covid 19 yang menggerogoti bumi Mbengan, begitu banyak pemuda,remaja sampai bocah yang setiap harinya memenuhi lapangan Paroki Mok. Disana adalah tempat pelampiasan untuk segala derita, dan keterkekangan covid 19. Ya, sepak bola adalah solusi untuk membuang segala kepenatan dan beban hidup. Di lapangan semuanya berbaur. Keringat menetes membasahi baju. Bauh ketek adalah hal yang lumrah. Ini adalah awal dari segalanya.
Hujan dari bulan Desember itu adalah awal dari munculnya klub-klub kecil di Mok seperti APS, Global, Pandang, dan San Peter yang kita bahas ini. San Peter adalah klub yang berdiri paling akhir yakni di April 2021. Rian Tasman, Safry xaverio dan Nandyk Fermino adalah pencetus terbentuknya San Peter. Ketiga pemuda tampan ini layak diapresiasi. Ide mereka untuk mempersatukan warga Teger dalam satu wadah klub layak diacungi jempol. Dengan didukung oleh tokoh masyarakat dan teman-teman ilmu zae ( grup Facebook ) San Peter pun resmi dibentuk. Mendengar ada klub baru yang dibentuk di Teger, semua orang berpartisipasi untuk membangun klub. Jersey dan bola pun berdatangan mengisi lemari San Peter klub. Sistem klub pun dibentuk berdasarkan musyawarah. Tim sepak bola dibagi menjadi dua yakni senior dan Junior. Sedangkan tim volly dibagi menjadi tim putra dan putri.
Tentunya semua orang bertanya apa arti dari San Peter itu. Pendiri klub ini tidak sembarangan memberikan nama. San Peter adalah singkatan dari Saint Peter atau Santu Petrus. Nama Santu Petrus diambil untuk mengingatkan anggota klub pada petrus yang menyangkal Yesus tiga kali. Hal ini dikarenakan untuk mengantisipasi kebiasaan menipu(zae) yang melekat di anggota San Peter. Santu Petrus juga dijadikan sebagai pelindung klub baru ini.
San Peter terus melebarkan sayapnya dengan menjalani berbagai kunjungan tandang dan kandang. Tujuannya adalah untuk mengasah kemampuan, mental tim dan juga menjalin persahabatan.
Namun seiring berjalannya waktu ada begitu banyak anggota klub yang datang dan juga pergi. Tetapi San Peter tak pernah jalan sendiri. Semangat olahraga telah terpatri di dada orang Teger. San Peter akan selalu jalan bersama Teger. St. Peter menyertai.
Tulisan ini adalah serangkaian potret kenangan selama setahun di Teger.
Banyak rindu untuk : lucio,safry,nandik,renal,orin,krisen,aldi,ando,jakers,mando,Johan,ridy,pity,mance kewor,ampek,Junior st Peter.
@LucioBalakNanga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar